Realisasi APBD 2023 Masih Minim, Capai 23,6 Persen
Rapat Koordinasi dan Evaluasi APBD 2023
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Bupati Kukar Edi Damansyah memimpin rapat koordinasi dan evaluasi APBD
2023, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar, Selasa (11/7/2023).
Ia mengatakan, maksud dan tujuan rakor ini
untuk mengetahui realisasi keuangan, fisik, dan pelaksanaan. Dalam hal ini pada
semester pertama realisasi pelaksanaan telah mencapai 52,88 persen, untuk
realisasi fisik sudah sekitar 35,46 persen.
"Sedangkan untuk realisasi keuangan dari
data BPKAD itu tidak berimbang sekitar 23,6 persen, realisasi keuangan lebih
kecil dari realisasi lainnya," kata Edi Damansyah kepada awak media.
Sementara penyebab realisasi tersebut minim
yakni, ada beberapa kontraktor yang menyebutkan bahwa birokrasinya panjang
dalam mengurus uang muka, sedangkan dari laporan Kepala OPD bahwa Kepala OPD
telah membantu mereka untuk melakukan realisasi per termin.
Selain itu, realisasi keuangan yang rendah
dikarenakan terdapat kegiatan yang dicairkan secara bertahap, sesuai dengan
progres fisik, dan ada juga yang masih tahap penyiapan administrasi pergeseran
untuk proses pencairan.
"Saya minta kepada Kepala Dinas jangan
ada oknum oknum yang bermain, duitnya ini sudah ada di kas daerah, seharusnya
ada penyampaian progres tagihan itu," jelasnya.
Pihaknya terus mendorong realisasi keuangan
tersebut, hal ini harus diatur dengan baik. Kepada pihak ketiga yang sudah
melakukan kegiatannya, diharapkan akan menyampaikan progresnya dan tagihannya.
"Saya berharap realisasi keuangan bisa
berjalan maksimal, dan kegiatan berjalan dengan baik," ungkapnya.
Sementara rakor tersebut turut hadir
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono, Plt Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah (Bappeda) Sy. Vanesa Vilna, dan seluruh Kepala OPD Kukar.(riz)